"Saya ingatkan agar komponen strategis di Malut mewaspadai infiltrasi Zionis Yahudi itu,"
imbuhnya sebagai sebuah peringatan.
Lalu, mengapa justru Indonesia, dan Maluku Utara khususnya, menjadi target? Muslim Arbi punya analisis tersendiri. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan kekayaan alam yang melimpah ruah, dipandang Zionisme sebagai dua hal sekaligus: potensi besar dan ancaman besar. Dengan kata lain, menguasai Indonesia adalah langkah strategis untuk sekaligus menetralisir kekuatan Muslim dan mengeruk sumber dayanya.
"Itu visi global zionisme yahudi Israel, kekuatan yang menguasai kekuasaan Israel saat ini,"
tandasnya.
Lantas, lewat tangan siapa gerakan ini menyusup? Pertanyaan ini dijawabnya dengan lugas. Menurut Muslim Arbi, Islam dan Muslim adalah lawan utama yang harus "dibumikan". Justru dari situlah, menurut klaimnya, Zionisme berusaha menancapkan pengaruhnya untuk menguasai Indonesia.
"Tentu Islam-Muslim adalah lawan yang harus dibumikan karena dari situlah zionisme menguasai Indonesia,"
pungkasnya menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Tegaskan Anggaran Sewa Helikopter Rp 2 Miliar Belum Direalisasi
Arus Balik Lebaran 2026 Resmi Berakhir, 3,38 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek
Kebocoran Diduga Picu Ledakan dan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi
Aturan Larangan Ponsel di Sekolah Makassar Picu Pro-Kontra di Kalangan Siswa