Penghematan besar itu mungkin terjadi berkat kolaborasi. Awalnya BGN harus membangun banyak dapur. Namun, ternyata banyak yayasan dan mitra yang tergerak membangun Dapur Mandiri. Alhasil, beban BGN pun berkurang.
“Akhirnya cost yang dikeluarkan BGN hanya untuk program MBG 15 ribu per porsi; gaji karyawan; dan operasional. Data yang saya sampaikan ini bisa dicek ke Kementerian Keuangan,”
paparnya rinci.
Intinya, pemerintah lewat BGN terus berupaya meningkatkan gizi anak negeri. Nanik mengutip pesan Menteri Pertahanan sekaligus mantan calon presiden, Prabowo Subianto.
“Pesan Pak Prabowo, tidak boleh satu anak Indonesia pun yang kelaparan. Baik yang berada di jalanan, anak-anak di pesantren, semua harus dapat makan bergizi gratis,”
kata mantan wartawan senior itu.
Lalu, bagaimana dengan isu bahwa MBG juga akan diberikan ke lansia dan difabel? Nanik meluruskan. Itu adalah program yang masih jadi wacana Kementerian Sosial, bukan tanggung jawab BGN.
“Jadi bukan program BGN ya,”
tutupnya menegaskan batasan wewenang tersebut.
Artikel Terkait
KPK Cabut Status Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan
Ambulans Terjebak Macet Parah di Jalur Cibadak Akibat Motor Ngeblong
Tudingan Jual Beli SK Kepengurusan Rp5 Miliar Guncang KNPI Sulsel
Foto Viral Pengisian Jerigen Solar Subsidi di SPBU Sinjai Picut Kecaman Warga