LAMPUNG GEH, TANGGAMUS – Asap hitam pekat membumbung di atas perairan Tanjung Belimbing Selatan, Sabtu (20/12/2025) pagi. Itulah tanda nahas dari Kapal Maulana 30 yang terbakar hebat. Kapal itu mengangkut 33 Anak Buah Kapal. Kabar baiknya, 25 orang di antaranya berhasil diselamatkan. Namun, nasib delapan ABK lainnya masih gelap, belum ditemukan hingga berita ini diturunkan.
Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, mengonfirmasi evakuasi itu. "Dari 33 ABK Kapal Maulana 30, kami dapat info KM Darmansyah 05 sudah mengevakuasi 25 ABK. Mereka selamat," ujarnya.
Pencarian untuk delapan orang yang hilang masih terus digenjot.
Menurut Deden, kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Jakarta. Tujuannya adalah ‘ground fishing’, area penangkapan ikan, di Samudra Hindia dekat perairan Tanggamus. Sayangnya, komunikasi dengan kapal yang terdampak sangat sulit. “Kronologi kebakaran yang jelas belum kami dapat. Informasinya masih terbatas,” tambahnya, mengakui kendala yang dihadapi timnya.
Artikel Terkait
Ironi di Balik Ucapan Terima Kasih: Dosen Sibuk Mengecek Tunjangan, Bukan Membangun Peradaban
Pengeroyokan Guru di Jambi: Alarm Keras bagi Nalar dan Peradaban
Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran di Dekat Kapal Induk, Ketegangan Laut Arab Kembali Meningkat
Bahasa Isyarat: Ketika Diam Bicara dan Gerakan Menyair