Di sisi lain, Tito menyebut bahwa Wali Kota Medan sebenarnya sudah berkoordinasi dengan kementeriannya. Setelah pembahasan lebih lanjut, mereka pun mencari solusi terbaik. Akhirnya, tercapai kesepakatan untuk menyalurkan beras tersebut melalui Muhammadiyah.
“Kemudian beras ini diserahkan atas kesepakatan, kemudian diserahkan kepada Muhammadiyah Medical Center,” tutur Tito.
Alasannya, dalam rangka penanganan bencana ini, Muhammadiyah mendirikan pusat kemanusiaan di Medan. Jadi, penyerahan itu dinilai tepat sasaran.
Kini, nasib 30 ton beras itu sudah jelas. “Dan itu beras ini sekarang sudah ada di tangan Muhammadiyah. Dan nanti Muhammadiyah yang akan membagikan kepada masyarakat,” ucap Tito menandaskan. Dengan begitu, bantuan yang sempat memicu tanda tanya itu akhirnya bisa langsung menyentuh mereka yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Luka Doncic Cetak 60 Poin, Bawa Lakers dan Momentum ke Level Baru
Tuchel Pangkas Skuad Inggris, Nol Pemain Liverpool Dipanggil
De la Fuente Umumkan Skuad Spanyol untuk Uji Coba Lawan Serbia dan Mesir
Analis: Kasus Andrie Yunus Harus Diadili di Pengadilan Militer dengan Transparansi