Penegasannya panjang, seolah ingin memastikan tak satu pun pihak yang terlupakan.
Di sisi lain, ia secara khusus menyoroti mereka yang bekerja dalam diam. Para petugas yang tak pernah mencari publikasi, bahkan mereka yang gugur dalam tugas. Itu semua, kata Teddy, adalah bentuk pengabdian negara pada rakyat. Dan sudah selayaknya dihargai.
Nada ajakan kemudian lebih kuat terdengar. Teddy mengajak semua elemen untuk benar-benar berkontribusi. Caranya? Dengan memberi masukan yang membangun di lapangan, bukan malah menambah beban kerja yang sudah begitu berat.
Pesan terakhirnya sederhana namun tegas: bantuan nyata lebih dibutuhkan daripada sekadar komentar.
Artikel Terkait
Kilas Balik 22 Maret: Dari Arca Buddha Zamrud hingga Letusan Gunung Redoubt
Dortmund Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Kalahkan Hamburg
AC Milan Tundukkan Torino 3-2 dalam Laga Sengit di San Siro
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi