Penegasannya panjang, seolah ingin memastikan tak satu pun pihak yang terlupakan.
Di sisi lain, ia secara khusus menyoroti mereka yang bekerja dalam diam. Para petugas yang tak pernah mencari publikasi, bahkan mereka yang gugur dalam tugas. Itu semua, kata Teddy, adalah bentuk pengabdian negara pada rakyat. Dan sudah selayaknya dihargai.
Nada ajakan kemudian lebih kuat terdengar. Teddy mengajak semua elemen untuk benar-benar berkontribusi. Caranya? Dengan memberi masukan yang membangun di lapangan, bukan malah menambah beban kerja yang sudah begitu berat.
Pesan terakhirnya sederhana namun tegas: bantuan nyata lebih dibutuhkan daripada sekadar komentar.
Artikel Terkait
Dosen Kesayanganmu Buka Suara Soal Pengawalan Anies oleh TNI Berpakaian Sipil
Ritual untuk Iemanja Warnai Pantai Ramirez dengan Doa dan Bunga
Sidang Ijazah Jokowi Ungkap Panggilan Masa Lalu: Jack dari Masa KKN
Persit Mimika Rayakan 80 Tahun dengan Setetes Darah untuk Sesama