Polisi menduga, tumpukan uang mainan itu sengaja ditaruh untuk mengelabui. Tujuannya agar aktivitas ilegal di rumah tersebut tidak mencurigakan atau terendus oleh pihak berwajib. Taktik yang cukup licik, meski akhirnya terbongkar juga.
Di sisi lain, proses penyelidikan masih berlanjut. Hingga kini, korban yang sempat melapor ke Polsek Tanggul ternyata belum membuat laporan resmi soal kerugian materil. Polisi pun masih kesulitan menghitung dampak peredaran uang palsu yang diduga dilakukan MS.
“Sementara ini belum dimintai keterangan karena saat pelapor datang ke rumah terduga pelaku sudah tidak ada,” ucap Sugiyanto.
Dua koper berisi uang mainan itu kini disita sebagai barang bukti. Sementara buruan utama, si empunya rumah MS, masih dicari ke mana perginya. Operasi pun terus digencarkan untuk menangkap pelaku yang kabur sebelum penggerebekan terjadi.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi: Antara Klaim Davos dan Keracunan yang Terus Berulang
Teripang: Kisah Ginseng Laut yang Diperebutkan dari Dasar Samudra
Interpol Terbitkan Red Notice untuk Buronan Korupsi Minyak Riza Chalid
Anggaran Pendidikan Tersedot, Nasib Guru Honorer Terkatung-katung