Turnamen Indonesia Women’s Open 2026 akhirnya berakhir. Di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang, Jaravee Boonchant asal Thailand berhasil keluar sebagai pemenang setelah putaran final yang digelar Minggu lalu.
Pegolf berusia 26 tahun itu menutup hari terakhir dengan skor mengesankan, 66 atau 6-di bawah-par. Prestasi itu melengkapi total skornya menjadi 203. Dengan demikian, atlet peringkat 353 dunia itu pun membawa pulang trofi internasional ketiga dalam kariernya.
Jaravee mengaku kunci kemenangannya sederhana: tetap tenang dan fokus. Ia terlihat sangat puas dengan pencapaian ini.
“Hari ini saya bermain lebih tenang dibanding kemarin. Tetap fokus pada permainan. Jika kemarin saya kehilangan putt-putt pendek, pikiran saya langsung ke mana-mana. Hari ini justru terasa berbeda,” ujarnya.
“Saya pun punya caddy yang merupakan teman baik saya, sehingga saya bisa bermain lebih rileks dalam 3 hari ini. Namun, setelah main di debut IWO tahun lalu, saya paham dengan layout lapangan ini, dan juga cuacanya yang tidak jauh berbeda dengan Thailand,” tambah Jaravee.
Kemenangan itu tentu saja manis. Selain gelar, Jaravee juga membawa pulang hadiah uang yang tak sedikit, yaitu USD 108.000 atau sekitar Rp 1,8 miliar.
Perlu diingat, IWO 2026 ini bukan sekadar turnamen biasa. Event ini merupakan pembuka dari rangkaian Asia-Pacific Circuit (APAC Circuit) series tour tahun 2026. Menurut sejumlah pihak, turnamen ini adalah yang kedua dalam sirkuit APAC, setelah Taiwan Mobile Ladies Open yang digelar akhir tahun lalu.
Edisi kedua Indonesia Women’s Open ini sendiri diwarnai persaingan ketat. Tampil para pemain elite dari KLPGA Dream Tour, ditambah pegolf-pegolf papan atas yang mewakili lebih dari 12 negara di kawasan Asia-Pasifik. Tuan rumah Indonesia juga turut ambil bagian, tentu saja.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares