Presiden Prabowo Desak Penguatan Tenaga Medis di Tengah Banjir Aceh

- Rabu, 17 Desember 2025 | 12:06 WIB
Presiden Prabowo Desak Penguatan Tenaga Medis di Tengah Banjir Aceh

Di tengah situasi darurat banjir di Aceh, Presiden Prabowo Subianto punya pesan khusus: dukungan untuk tenaga kesehatan di lapangan harus terus digenjot. Permintaan ini bukan tanpa alasan. Kondisi di sejumlah wilayah masih memprihatinkan, dan respons cepat sangat dibutuhkan.

Menanggapi hal itu, Kementerian Kesehatan langsung bergerak. Mereka menerjunkan Tim Cadangan Kesehatan atau TCK ke beberapa titik terdampak paling parah. Tim medis darurat ini punya tugas utama: mempercepat pemulihan kesehatan warga yang jadi korban bencana.

Begitu tiba di Aceh Utara, tim langsung membuka dua pos pelayanan. Satu pos berada di TCK EMT 1 Aceh Utara, tepatnya di tepi pantai Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang. Pos kedua berdiri di Pos Kesehatan Lapang itu sendiri.

“Di kedua pos tersebut para tenaga medis melakukan pelayanan kesehatan terhadap warga terdampak bencana,”

Demikian bunyi keterangan resmi dari Kemenkes yang dirilis Rabu (17/12). Dari sejumlah foto dan video yang beredar, suasana di posko terlihat jelas. Beberapa tenaga medis tampak sibuk menangani warga yang terluka. Di sudut lain, ada pula warga yang sedang menjalani pemeriksaan tekanan darah.

Kalau bicara kebutuhan, Aceh Utara jadi wilayah yang paling mendesak. Data per Senin (15/12) menunjukkan, total kebutuhan tenaga medis di seluruh Aceh mencapai 176 orang. Rinciannya, 13 orang dibutuhkan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), sementara 163 orang lagi untuk mendukung puskesmas dan posko bencana.

Kementerian Kesehatan juga mencatat detail kekurangan yang spesifik. Pemda Aceh Utara, misalnya, masih memerlukan 13 tenaga medis di RSUD Cut Meutia dan 40 orang lagi di RSUD Muchtar Hasbi. Upaya penugasan sudah berjalan. Per tanggal yang sama, Kemenkes telah menempatkan 11 tenaga di RSUD Cut Meutia dan 2 tenaga di RSUD Muchtar Hasbi. Tapi, jelas masih ada celah yang harus diisi.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sudah berjanji akan mengirimkan bantuan besar-besaran. Rencananya, 600 tenaga kesehatan termasuk dokter, dokter spesialis, koas, dan perawat akan dikerahkan ke daerah-daerah bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kita batch pertama akan memberangkatkan 600 orang. Sebanyak 450 orang sudah siap untuk diberangkatkan minggu ini. Diangkutnya pakai Hercules, Pak, di Halim,”

Ucap Budi Gunadi kepada Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (15/12).

Langkah penambahan tenaga cadangan medis ini sebenarnya berawal dari perintah langsung Prabowo. Saat rapat koordinasi di Pangkalan Udara TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada 7 Desember lalu, Presiden memberi instruksi tegas untuk segera memperkuat tim di lapangan. Kini, instruksi itu mulai diwujudkan, meski tantangan di medan bencana masih nyata terasa.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar