Kementerian Kesehatan juga mencatat detail kekurangan yang spesifik. Pemda Aceh Utara, misalnya, masih memerlukan 13 tenaga medis di RSUD Cut Meutia dan 40 orang lagi di RSUD Muchtar Hasbi. Upaya penugasan sudah berjalan. Per tanggal yang sama, Kemenkes telah menempatkan 11 tenaga di RSUD Cut Meutia dan 2 tenaga di RSUD Muchtar Hasbi. Tapi, jelas masih ada celah yang harus diisi.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sudah berjanji akan mengirimkan bantuan besar-besaran. Rencananya, 600 tenaga kesehatan termasuk dokter, dokter spesialis, koas, dan perawat akan dikerahkan ke daerah-daerah bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ucap Budi Gunadi kepada Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (15/12).
Langkah penambahan tenaga cadangan medis ini sebenarnya berawal dari perintah langsung Prabowo. Saat rapat koordinasi di Pangkalan Udara TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada 7 Desember lalu, Presiden memberi instruksi tegas untuk segera memperkuat tim di lapangan. Kini, instruksi itu mulai diwujudkan, meski tantangan di medan bencana masih nyata terasa.
Artikel Terkait
Besok di Sentul, Prabowo Buka Rakornas Pusat-Daerah di Hadapan Ribuan Pejabat
Buku Darurat Belanda: Bukan Alarm Perang, tapi Ajakan Bertahan Mandiri
Lantai Ambrol di Tangsi Belanda Siak, Puluhan Pelajar SD Terluka
MSCI Beri Peringatan, Pasar Modal Indonesia di Ambang Degradasi