Alih-alih pesta hura-hura, yang akan digelar adalah sebuah pesta seni bertajuk "Melepas Matahari". Lokasinya di kawasan Catur Muka dan sisi selatan Lapangan Puputan Badung. Rencananya, acara ini digelar mulai sore hari, pukul 16.00 WITA, dan berlanjut hingga pukul 23.00 malam.
Dana yang disiapkan untuk semua ini sekitar Rp 250 juta. Jumlah itu akan digunakan untuk menampilkan kolaborasi menarik dari 65 sanggar seni. Penonton bisa menyaksikan berbagai pertunjukan, mulai dari Saman khas Aceh, Jaranan Jawa, hingga kesenian dari Borneo dan unsur budaya Tionghoa.
Jadi, suasana pergantian tahun di Denpasar nanti diharapkan lebih khidmat, namun tetap meriah lewat kekayaan budaya Nusantara. Sebuah bentuk solidaritas sekaligus pelestarian, dalam satu paket.
Artikel Terkait
Korupsi dan Tradisi: Saat Gotong Royong Berubah Jadi Jebakan Moral
PGRI Protes: Mengapa Hanya Guru yang Dijuluki Honorer?
Foto Palsu Zohran Mamdani dan Epstein: Hoaks yang Diperparah Kebencian Sektarian
Di Tengah Gelap dan Dingin Perang, Warga Kiev Menari di Atas Sungai Beku