Denpasar akan menyambut tahun baru 2026 dengan cara yang berbeda. Tak ada dentuman kembang api atau hingar-bingar konser musik seperti sebelumnya. Pemerintah kota sengaja memilih langkah ini, terutama karena mempertimbangkan kondisi nasional yang sedang berduka akibat sejumlah bencana.
Kepala Bidang Kesenian Disbud Kota Denpasar, I Wayan Arta, menegaskan hal itu saat berbincang dengan para wartawan, Rabu lalu.
“Esensinya tetap pada pembinaan seni budaya. Jadi, tidak seperti tahun kemarin, kami hilangkan musik dan kembang apinya,” ujarnya.
Memang, perayaan akhir tahun 2024 dulu cukup meriah. Pemkot sempat menggelar konser dan pesta kembang api di Pantai Mertasari. Tapi tahun ini, nuansanya bakal berubah total.
Artikel Terkait
Bupati Bone Luncurkan Bus Sekolah untuk Tingkatkan Keselamatan dan Ringankan Biaya Transportasi Pelajar
Jokowi: Makna Lebaran adalah Kesabaran dan Saling Memaafkan
Tiran Group Gelar Salat Id dan Santunan di Makassar, Pererat Kebersamaan
Mentan Amran Rayakan Idulfitri dan Dengarkan Aspirasi Warga di Kampung Halaman Bone