Di Istana Negara, Senin lalu, suasana Sidang Kabinet Paripurna mendadak tegang. Presiden Prabowo Subianto tak main-main. Langsung ia menegur Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Intinya satu: tindak tegas anak buah yang malah jadi pelindung penyelundup.
“Saya dapat laporan dari penegak hukum, bahkan dari TNI sendiri,” ujar Prabowo, suaranya terdengar berat.
“Ada pejabat, ada petugas TNI yang terlibat. Ada juga dari Polri. Bahkan kementerian dan instansi lain ikut bermain.”
Ia tak berhenti di situ. Permintaannya blak-blakan dan ditujukan langsung ke dua pimpinan tertinggi itu.
“Saya benar-benar berharap Panglima TNI dan Kapolri bertindak. Aparat yang melindungi kegiatan penyelundupan ini harus dibereskan.”
Artikel Terkait
Kemenkes Angkat Bicara Soal Tren Gas Tertawa: Bisa Berujung Maut
Kemenkes Buka Suara soal Nitrous Oxide Usai Kasus Lula Lahfah
Tiga Golongan yang Dijanjikan Perlindungan Saat Kekacauan Hari Kiamat
Di Balik Dingin yang Menusuk, Atlet Muda Kiev Tetap Melangkah di Aula Senam