Di Istana Negara, Senin lalu, suasana Sidang Kabinet Paripurna mendadak tegang. Presiden Prabowo Subianto tak main-main. Langsung ia menegur Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Intinya satu: tindak tegas anak buah yang malah jadi pelindung penyelundup.
“Saya dapat laporan dari penegak hukum, bahkan dari TNI sendiri,” ujar Prabowo, suaranya terdengar berat.
“Ada pejabat, ada petugas TNI yang terlibat. Ada juga dari Polri. Bahkan kementerian dan instansi lain ikut bermain.”
Ia tak berhenti di situ. Permintaannya blak-blakan dan ditujukan langsung ke dua pimpinan tertinggi itu.
“Saya benar-benar berharap Panglima TNI dan Kapolri bertindak. Aparat yang melindungi kegiatan penyelundupan ini harus dibereskan.”
Artikel Terkait
25 Kilogram Kokain Diamankan di Pesisir Selayar, Diduga Bagian Jaringan Internasional
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Pemudik dengan Asuransi Rp20 Juta
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Lingkungan, Larang Konvoi dan Petasan
Lebaran 2026: Kekuatan Ucapan Tulus Jembatani Jarak dan Pererat Silaturahmi