“Targetnya kita akan menambah 148 prodi dari 57 FK dan juga dengan Bapak Menteri Kesehatan 120 prodi RS Pendidikan,” ungkapnya rinci.
Namun begitu, tantangannya nyata. Brian tak menampik bahwa sebaran fakultas kedokteran saat ini masih timpang. Wilayah Jawa dan Sumatera mungkin sudah relatif terlayani, tapi kondisi di Indonesia bagian timur jauh berbeda.
“Sebaran fakultas kedokteran se-Indonesia saat ini, relatif sudah menyebar meskipun tentu di Jawa dan Sumatera masih banyak, di bagian timur perlu ditingkatkan kembal,” ujarnya menyoroti ketimpangan itu.
Jadi, rencana pembentukan universitas medis ini bukan sekadar menambah jumlah. Lebih dari itu, ia dimaksudkan untuk membangun pemerataan. Agar kebutuhan akan nakes tak lagi menjadi cerita lama yang berulang, terutama di daerah-daerah yang paling membutuhkan.
Artikel Terkait
Bripka Septian Gugur Saat Amankan Mudik di Pekalongan
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Anggota DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Mulai 2026, Ingatkan Trauma Learning Loss
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal