Di tengah sorotan publik atas meninggalnya influencer Lula Lahfah, polisi akhirnya membeberkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Salah satunya mencuri perhatian: sebuah tabung kecil berwarna pink.
AKBP Mohammad Iskandarsyah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, mengonfirmasi hal itu dalam konferensi pers Jumat lalu. "Di sini ada barang-barang bukti, salah satunya adalah tabung pink," ujarnya.
"Tabung pink ini yang menjadi polemik di masyarakat," tambahnya, tanpa menyebutkan merek atau isi pastinya. Namun begitu, pihak kepolisian sudah memastikan barang itu milik mendiang Lula. Buktinya, mereka telah mendapatkan kecocokan DNA dari sampel keluarga terdekat.
Lantas, apa isi tabung itu? Penjelasan datang dari Azhar, ahli toksikologi Puslabfor Bareskrim Polri.
Menurutnya, tabung berukuran 2.050 miligram itu ditemukan dalam keadaan kosong. Tapi setelah dibandingkan dengan produk sejenis yang beredar, terungkap isinya adalah gas nitrous oxide atau N2O. "Untuk tabung berwarna pink dalam keadaan kosong," tutur Azhar, "tapi dari penyidik, dengan merek yang sama dari produksi yang sama, tabung tersebut mengandung nitrous oxide."
Tidak Ada Jejak Kekerasan
Di sisi lain, penyelidikan di lokasi dan pemeriksaan jenazah sama sekali tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Iskandarsyah menyebut, keterangan dari Rumah Sakit Fatmawati juga mengarah ke sana: Lula meninggal karena kehabisan napas, tanpa indikasi penganiayaan.
Keluarga pun, katanya, tidak meminta autopsi lebih lanjut. Dengan pertimbangan itu semua, penyidik memutuskan untuk menghentikan pemeriksaan.
"Kami sudah melakukan penyelidikan secara maksimal," pungkas Iskandarsyah. "Saya selaku ketua tim penyelidikan di sini, saya rasa sudah cukup bahwa tidak ditemukan adanya peristiwa pidana. Kita harus melakukan penghentian penyidikan terkait penemuan jenazah dari saudari LL."
Keputusan itu, tentu saja, menutup satu bab penyelidikan formal. Meski begitu, tabung pink dan kandungan gas di dalamnya masih menyisakan banyak tanya di benak publik.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu