Dengan kata lain, hampir 120 juta orang akan bergerak. Bayangkan saja keramaiannya.
Nah, terkait waktu puncak, arus mudik diprediksi memadat pada 20 hingga 24 Desember 2025. Sementara gelombang balik diperkirakan terjadi antara 28 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026. Periode-periode inilah yang kemungkinan besar akan paling padat.
Di sisi lain, pemberian diskon tiket bukan satu-satunya langkah. Polri juga sudah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk mengatur arus kendaraan.
Jadi, selain berharap pada diskon yang bisa meredam lonjakan penumpang, pengendara juga harus bersiap dengan aturan-aturan teknis di jalan. Sosialisasi rencananya akan gencar dilakukan, lewat media konvensional hingga media sosial. Semua upaya ini digeber demi satu hal: membuat perjalanan mudik dan balik masyarakat sedikit lebih lancar.
Artikel Terkait
Aktivis Muhammadiyah Serukan Prabowo Ganti Kapolri, Sebut Pernyataan Sampai Titik Darah Penghabisan Provokatif
Gelombang Klinik Halal: Saat Kecantikan Bertemu Keyakinan di Indonesia
Anggota Polisi Syariah di Aceh Merasakan Cambuk Pertama Kalinya
Jokowi Siap Bekerja Mati-Matian untuk PSI, Targetkan Struktur Lengkap Akhir 2026