Jakarta - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah punya strategi khusus untuk mengatasi kemacetan yang sudah bisa dipastikan bakal terjadi. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan memberikan potongan harga untuk beberapa moda transportasi. Hal ini diungkapkan langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam sebuah rapat koordinasi di STIK Polri, Jakarta Selatan, Senin lalu.
Dedi menjelaskan, diskon ini diberikan sebagai stimulus. Tujuannya jelas: mengurai kepadatan arus perjalanan.
Jadi, bagi yang berencana pulang kampung atau sekadar liburan, periode 22 Desember hingga 10 Januari adalah waktu untuk memanfaatkan potongan harga itu.
Lalu, berapa banyak orang yang diperkirakan akan membanjiri jalan dan transportasi umum? Angkanya cukup besar. Menurut Dedi, hasil survei Kementerian Perhubungan memprediksi ada peningkatan sekitar 8,83 juta orang atau 7,9 persen dibanding tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral