Di sisi lain, Elin, seorang pedagang kopi di dekat lokasi, punya cerita lain. Ia mengaku sudah ada pihak berwenang yang datang melihat. Dari situ, katanya, terungkap akar masalahnya: tempat pembuangan akhir yang penuh. Jadi, sampah dari sini tak lagi punya tempat tujuan.
Lapak pun Terganggu
Bagi Elin yang biasa berjualan di kolong flyover itu, tumpukan busuk ini jelas mengacaukan usahanya. Bau tak sedap itu mengusir pembeli. Ia cuma bisa berharap pemangku kebijakan segera bertindak. Soalnya, ini bukan cuma soal gangguan bau, tapi juga ancaman kesehatan yang nyata.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau keterangan resmi dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengenai masalah yang kian menggunung ini.
Artikel Terkait
Menag: NU Itu Keluarga Besar, Dinamika Internal adalah Hal Wajar
Gugatan ke MK: Anggaran Pendidikan Dikorupsi untuk Makan Bergizi Gratis
Gus Yahya Buka Suara soal Absennya Prabowo di Puncak Harlah NU
Peringatan Satu Abad NU: Ribuan Warga Padati Istora untuk Rayakan Mengawal Indonesia Merdeka