Rasanya ada yang kurang. Itulah mungkin ungkapan yang tepat menggambarkan perasaan Raphinha usai pengumuman pemenang Ballon d'Or 2025. Penyerang Barcelona itu tak bisa menyembunyikan kekecewaannya, meski musim yang dijalaninya bisa dibilang luar biasa.
Penghargaan bergengsi itu akhirnya jatuh ke tangan Ousmane Dembele dari Paris Saint-Germain. Rekan setim Raphinha di Barcelona, Lamine Yamal, juga kalah bersaing. Yang bikin Raphinha tercengang, dirinya hanya berada di peringkat kelima. Posisi yang jauh dari harapannya.
"Saya kecewa," ujar sang pemain internasional Brasil itu kepada Sofascore, dengan nada yang terdengar jujur.
"Saya berharap setidaknya bisa masuk tiga besar. Memang, menang itu susah. Pengaruh Liga Champions sangat besar untuk trofi ini. Tapi ya, saya tetap kecewa dengan posisi kelima. Kalau boleh jujur, menurut saya sendiri, saya pantas ada di posisi pertama."
Raphinha sepertinya punya pandangan lain soal kriteria pemenang. Baginya, penghargaan individu seharusnya melihat gambaran utuh, bukan cuma satu turnamen.
"Saya rasa saya pantas menang. Lihat saja apa yang sudah saya berikan sepanjang musim, gelar yang kami raih, statistik yang saya cetak, semua kontribusi di lapangan. Semuanya berbicara," jelasnya dengan keyakinan.
Meski kecewa, ia tak mau hal itu mengubur prestasinya. "Saya puas dan senang dengan musim kemarin. Satu penghargaan individu tidak akan menghapus semua kerja keras dan pencapaian itu," tegas Raphinha.
Artikel Terkait
Anfield Bergemuruh, Liverpool dan Newcastle Berebut Tiket Liga Champions
Harapan Ana/Trias di Thailand Masters Pupus di Tangan Ganda China
Persebaya Siap Hantam Dewa United dengan Senjata Kolektif
Guardiola Bicara Gaza di Barcelona: Kita Telah Meninggalkan Mereka Sendirian