Suasana di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1) lalu, terasa berbeda. Ribuan orang memadati arena untuk menyaksikan langsung peringatan spektakuler: Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama. Tema besar "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia" menggantung megah, bukan sekadar hiasan, tapi penanda arah perjalanan satu abad organisasi Islam terbesar di negeri ini.
Di hadapan para hadirin, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, menegaskan makna di balik tema tersebut. Menurutnya, ini adalah kelanjutan natural dari visi besar yang sudah digaungkan PBNU: "Merawat Jagat, Membangun Peradaban."
"Visi ini sejatinya adalah cita-cita awal berdirinya Jamiyyah NU," ujar Gus Yahya.
Ia juga menambahkan bahwa tema ini sengaja dipilih agar selaras dan berkesinambungan dengan peringatan 1 Abad NU versi Hijriah yang telah dirayakan sebelumnya. Jadi, semacam benang merah yang menyambung dua peristiwa bersejarah itu.
Artikel Terkait
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions