Rabu dini hari tadi, Estadio Jose Alvalade benar-benar bergemuruh. Sporting CP, yang tertinggal tiga gol dari pertemuan pertama, berhasil melakukan sesuatu yang luar biasa: membalikkan keadaan dan melaju ke perempat final Liga Champions. Mereka menghajar Bodo/Glimt dengan skor telak 5-0, yang berarti agregat akhir menjadi 5-3 untuk kejutan besar tuan rumah.
Sejak peluit awal, tekanan langsung diberikan. Sporting tahu mereka harus mengejar, dan serangan demi serangan dilancarkan. Namun, kiper tamu, Nikita Haikin, awalnya tampil bak tembok. Beberapa penyelamatan pentingnya sempat membuat frustrasi para pemain dan suporter.
Kebuntuan itu akhirnya pecah juga di menit ke-34. Goncalo Inacio melompat tinggi, menyundul bola sepak pojok Francisco Trincao dengan sempurna. Haikin tak berkutik. 1-0, dan harapan mulai tumbuh.
Bodo/Glimt nyaris membalas. Jelang turun minum, sundulan Odin Bjortuft menghantam mistar gawang! Momen menegangkan yang membuat jantung berdebar. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, intensitas Sporting tak kendur. Dominasi mereka akhirnya terbayar di menit ke-61. Pedro Goncalves, dengan insting tajamnya, menyambar umpan tarik Luis Suarez dari kanan. Gawang Bodo bobol lagi! Agregat kini menjadi 2-3, dan suasana semakin panas.
Gol penyama kedudukan agregat datang dari titik putih. Fredrik Bjorkan dihukum karena handball di kotak terlarang. Luis Suarez, dengan dingin, maju sebagai eksekutor. Ia tak menyia-nyiakan peluang itu. 3-0! Agregat pun menjadi 3-3, dan laga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Artikel Terkait
Prabowo Usul Penerapan WFH dan Penghematan Energi Tiru Langkah Pakistan
Real Madrid Singkirkan Manchester City Berkat Gol Telat Vinicius
Bea Cukai Siapkan Infrastruktur Digital Antisipasi Lonjakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta
Jadwal Salat dan Panduan Zakat Fitrah untuk Warga Denpasar di Akhir Ramadan 1447 H