Suasana mencekam menyelimuti kampus Universitas Brown, Sabtu lalu. Tembakan terdengar, dan kabar buruk pun menyebar: ada sejumlah orang yang menjadi korban. Polisi setempat dengan cepat bergerak, meski detailnya masih sangat terbatas.
Lewat sebuah pernyataan yang disiarkan ke publik, aparat di Providence, Rhode Island, mengonfirmasi kejadian itu. Mereka mendesak warga untuk waspada.
Begitu bunyi imbauan resmi dari polisi, yang langsung memicu gelombang kekhawatiran.
Di tengah situasi yang belum jelas itu, Presiden Donald Trump turut angkat bicara. Lewat akun media sosialnya, dia menyatakan bahwa pelaku penembakan sudah berhasil diamankan. "Saya telah menerima laporan mengenai penembakan yang terjadi di Universitas Brown di Rhode Island. FBI berada di lokasi kejadian. Tersangka telah ditahan. Semoga Tuhan memberkati para korban dan keluarga para korban!" tulisnya.
Artikel Terkait
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern