Namun begitu, pernyataan itu tak bertahan lama. Hanya selang beberapa waktu, Trump terpaksa meralat ucapannya. Kali ini dia mengaku bahwa informasi tentang penangkapan pelaku ternyata belum bisa dipastikan. Situasinya masih berkembang, dan pernyataan sebelumnya terlalu prematur.
Insiden ini tentu mengejutkan banyak pihak. Universitas Brown sendiri bukan kampus sembarangan. Ia termasuk dalam lingkup Ivy League, kelompok delapan universitas elite di timur laut AS yang punya reputasi akademik gemilang dan sejarah panjang. Kampus yang biasanya ramai dengan diskusi intelektual itu kini jadi lokasi penyelidikan kriminal.
Sampai berita ini diturunkan, dua hal penting masih jadi tanda tanya besar: berapa tepatnya jumlah korban, dan apa motif di balik aksi penembakan ini. Polisi masih bekerja, sementara warga kampus mencoba memulihkan diri dari kejutan yang mendadak ini.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral