Penjelasan itu datang dari Deputi Infrastruktur BMKG, Michael Andreas Purwoadi, seperti dikutip Sabtu (13/12/2025).
Dia menambahkan, operasi ini rencananya bakal berlangsung sampai tanggal 22 Desember nanti. Tentunya dengan koordinasi ketat antar instansi terkait. Tujuannya jelas, biar upaya yang dilakukan efektif dan tetap aman untuk semua pihak di lapangan.
Pemerintah berharap besar pada langkah ini. Dengan cuaca yang lebih bersahabat, pemulihan akses jalan dan fasilitas umum lainnya bisa dipercepat. Yang tak kalah penting, risiko bagi petugas dan masyarakat di lokasi bencana pun diharapkan bisa ditekan.
Jadi, ini upaya manusia mengakali alam demi keselamatan dan percepatan pemulihan. Kita lihat saja hasilnya.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral