“Korban luka telah mendapatkan penanganan medis di RS Prima Husada dan RS Lawang Medika, sedangkan dua korban meninggal dunia dievakuasi ke RSSA Malang,” tuturnya.
Kedua korban jiwa itu adalah Syayidina Hamdan (32) asal Brebes, Jawa Tengah, dan kernet minibus tersebut, Rezi Febriayu (36) warga Jakarta Timur.
Di sisi lain, proses penanganan langsung dilakukan. Petugas gabungan dari Satlantas, PJR, dan Jasa Marga turun ke lokasi. Mereka mengamankan TKP, barang bukti, dan mengumpulkan rekaman CCTV untuk penyelidikan.
“Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Perkara ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Malang,” jelas Chelvin.
Menyikapi musibah ini, pihak kepolisian mengingatkan hal yang sering dianggap sepele. Mereka mengimbau para pengendara, khususnya yang melintas di jam rawan dini hari, untuk benar-benar memastikan kondisi fisik sebelum menyetir.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat di rest area. Keselamatan adalah yang utama,” pungkas Kasatlantas. Imbauan yang sederhana, tapi nyatanya masih sering diabaikan.
Artikel Terkait
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade
Lantai Kayu Tua Ambruk, Rombongan SD Terjatuh 4 Meter di Tangsi Belanda
Bencana Ekologis: Ujian Terberat Kedaulatan di Era Modern