Lalu, ke mana larinya uang para korban? Iman mengungkapkan bahwa duit hasil penipuan itu dipakai kedua tersangka untuk hidup mewah. Mereka membayar cicilan rumah, jalan-jalan ke luar negeri, dan memenuhi kebutuhan pribadi lainnya.
"Dari keuntungan yang mereka peroleh, digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pribadi. Mulai dari bayar cicilan rumah, sampai plesiran ke luar negeri," ujar Iman.
Karena perbuatannya, Ayu dan Dimas kini terancam hukuman maksimal 4 tahun penjara. Mereka dijerat dengan Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan.
Artikel Terkait
Manchester United Kalahkan Aston Villa 3-1, Raih Tiga Poin Krusial di Old Trafford
KPK Tegaskan Operasi Antikorupsi Tetap Berjalan Saat Libur Lebaran 2026
IHSG Anjlok 3,05%, Analis Soroti Support Kunci yang Jebol
Mentan Amran Gelar Ramadan Tanpa Sekat, Bagikan Bantuan ke 500 Penerima