“Setidaknya, hidupkan lagi LISA, AI yang sekarang tidak bisa dipakai setelah menyatakan suatu fakta tentang alumni. LISA itu jujur,” tegas Roy Suryo.
Pernyataannya jelas merujuk pada kontroversi seputar status alumni presiden sebelumnya. Meski tak menyebut nama secara gamblang, pesannya terasa tajam. Dia seolah mengingatkan agar integritas sejarah kampus tidak dikorbankan untuk kepentingan siapa pun, termasuk untuk figur sebesar Jokowi sekalipun.
Di sisi lain, imbauan ini datang di momen yang cukup krusial. Menjelang hari jadi, biasanya sebuah institusi akan merayakan pencapaian dan mengenang jejak historisnya. Roy Suryo tampaknya ingin memastikan bahwa kenangan itu tetap bersih, tidak dikaburkan oleh narasi yang diatur.
Semua ungkapannya terekam dalam video lengkap yang bisa disimak. Silakan lihat rekaman pernyataannya di bawah ini.
Artikel Terkait
Guru Besar Unair Bongkar Penyimpangan UU ITE: Opini Bukan untuk Dipenjara
Prabowo Gerakkan BUMN dan K/L: Korve Setiap Pagi, Perang Lawan Sampah Dimulai
Sampah Festival Kuliner Membeludak, Petugas Kebersihan Semarang Geram
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Kritik Politik Jangan Rusak Nama Bangsa