Lalu, ia menyampaikan sebuah pesan yang langsung menyentuh sanubari. Sebuah pesan yang mengingatkan pada tradisi kepemimpinan Islam klasik, sederhana namun sangat dalam.
"Taatilah aku selama aku taat kepada Allah ta'ala."
Kalimat itu seketika memantik respons spontan dari ribuan jamaah. Takbir bergemuruh, memecah kesunyian pagi dan seolah menyentuh langit Damaskus. Seruan "Labbaika… Labbaika ya Allah" bergema balik, menyatu dalam satu harmoni yang mengharukan.
Bagi banyak yang hadir saat itu, gema takbir itu bukan sekadar seruan. Ia lebih seperti deklarasi sebuah pertanda bahwa Suriah, setelah melalui perjalanan panjang dan berliku, akhirnya kembali menemukan identitasnya. Jalan yang lama dirindukan.
[VIDEO]
Artikel Terkait
Hiu Penjemur Raksasa Muncul di Perairan Dekat Pelabuhan Makassar
Parang Berdarah di Pangkep, Kerabat Bertengkar Usai Minum Ballo
Polisi Hentikan Avanza Modifikasi Angkut 12 Penumpang Plus Motor di Atap Saat Mudik
Tiga Mayjen Ditunjuk Pimpin Kodam dalam Mutasi TNI Maret 2026