Lalu, ia menyampaikan sebuah pesan yang langsung menyentuh sanubari. Sebuah pesan yang mengingatkan pada tradisi kepemimpinan Islam klasik, sederhana namun sangat dalam.
"Taatilah aku selama aku taat kepada Allah ta'ala."
Kalimat itu seketika memantik respons spontan dari ribuan jamaah. Takbir bergemuruh, memecah kesunyian pagi dan seolah menyentuh langit Damaskus. Seruan "Labbaika… Labbaika ya Allah" bergema balik, menyatu dalam satu harmoni yang mengharukan.
Bagi banyak yang hadir saat itu, gema takbir itu bukan sekadar seruan. Ia lebih seperti deklarasi sebuah pertanda bahwa Suriah, setelah melalui perjalanan panjang dan berliku, akhirnya kembali menemukan identitasnya. Jalan yang lama dirindukan.
[VIDEO]
Artikel Terkait
Tambang Emas Agincourt Akan Diambil Alih BUMN Baru, Perminas
Perempuan di Balik Tudingan Es Spons Kembali Jadi Buruan Netizen
Sepertiga Petugas Haji Tahun Depan Perempuan, Angka Tertinggi Sepanjang Sejarah
Terdakwa Narkoba Nyaris Mati Kabur dari Sidang, Diduga Dibantu Motor Penunggu