Kabar terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Digital: pemerintah sedang menyiapkan langkah konkret untuk menggenjot produksi semikonduktor. Targetnya jelas, yaitu menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi dan tentu saja, membuka lapangan ekonomi baru yang selama ini mungkin belum tersentuh.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menekankan urgensi ini dalam pernyataannya Rabu lalu (28/1/2026).
"Indonesia perlu segera masuk ke rantai pasokan global semikonduktor. Ini langkah realistis yang harus kita ambil dalam waktu dekat," ujarnya.
Dia khawatir, tanpa langkah ini, industri teknologi dalam negeri hanya akan berputar-putar di tahap perakitan saja. "Kita masuk dulu ke rantai pasokan global. Di komponen yang strategis, kita harus ada. Dari situ daya tawar Indonesia akan tumbuh," lanjut Nezar.
Lalu, apa modal kita? Ternyata, Indonesia punya aset yang cukup kuat di tangan. Salah satu yang utama adalah cadangan pasir silika yang melimpah. Bahan ini bukan sembarangan, melainkan bahan baku kunci untuk membuat silicon wafer komponen inti dalam produksi chip semikonduktor.
Artikel Terkait
Menag Tetapkan Batas Akhir: Obat dan Kosmetik Wajib Bersertifikat Halal Oktober 2026
Sirine Meraung di Malam Gelap, Warga Bekasi Berhamburan Dengar Peringatan Banjir
Shayne Pattynama dan Cinta Pertamanya: Soto Ayam di Hati, Persija di Kaki
Kolaborasi Tuntaskan Krisis Air Bersih di Kampung Tambat, Merauke