Rumor Goodwin Kembali Menghantui, Persebaya Berburu Asa di Tengah Kontrak Panjang

- Rabu, 28 Januari 2026 | 00:30 WIB
Rumor Goodwin Kembali Menghantui, Persebaya Berburu Asa di Tengah Kontrak Panjang

.CO.ID, SURABAYA Lagi-lagi, nama Craig Goodwin mencuat. Rumor yang sempat meredup itu kembali menghangatkan bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Padahal, sang pemain asal Australia itu sendiri sudah pernah menolak mentah-mentah kabar pindah ke Indonesia. Tapi, di dunia sepak bola, isu memang punya nyawa kedua.

Pemicunya? Sebuah akun sepak bola populer, @ngapakfootball, baru-baru ini menyebut Goodwin kembali masuk radar Persebaya Surabaya. Kabar itu langsung jadi perbincangan hangat. Wajar saja, karena sebelumnya rumor serupa sudah berakhir dengan bantahan langsung dari sang pemain. Rasanya seperti deja vu.

Craig Goodwin bukan nama sembarangan. Di usianya yang ke-34, winger kiri ini punya rekam jejak panjang di A-League Australia. Pengalamannya di level internasional bersama Timnas Socceroos juga tak perlu diragukan lagi. Dia dikenal punya kualitas teknik, visi permainan yang tajam, dan kontribusi serangan yang konsisten. Singkatnya, dia masih jadi aset berharga di kawasan Asia-Pasifik.

Meski usianya tak lagi muda, nilai strategisnya masih tinggi. Terutama bagi klub yang butuh sosok berpengalaman di lini serang. Menurut sejumlah analis, inilah alasan Persebaya dikabarkan meliriknya lagi. Mereka butuh penguat di sektor sayap untuk menghadapi putaran kedua kompetisi.

Karakter permainan Goodwin juga disebut-sebut cocok dengan filosofi pelatih Bernardo Tavares. Tavares dikenal menekankan disiplin, kerja keras, dan kecerdasan taktis. Semua hal yang dimiliki Goodwin. Sepertinya, ini bukan sekadar soal nama besar, tapi juga soal kecocokan profil.

Namun begitu, jalan menuju Surabaya penuh dengan duri. Hambatan utamanya jelas: kontrak. Craig Goodwin masih terikat kontrak jangka panjang dengan Adelaide United, yang berlangsung hingga Juni 2028. Posisi klub Australia itu sangat kuat. Mereka tak punya alasan mendesak untuk melepas pemain andalan mereka.

Ini membuat peluang Persebaya terbilang sangat tipis. Kecuali, tentu saja, ada kejutan di balik layar yang belum terungkap.

Yang membuat situasi ini semakin rumit adalah pernyataan Goodwin sendiri di masa lalu. Dia sudah secara terbuka membantah rumor ketertarikannya ke Persebaya. Komitmennya pada Adelaide United ditegaskannya dengan jelas.

“Saya tidak akan pindah dan terus bermain untuk klub yang berarti buat saya hingga akhir sisa hidup,”

Begitu tulisnya di akun media sosial pribadi. Pernyataan itu sempat dianggap sebagai titik akhir dari seluruh spekulasi. Tapi, rupanya tidak. Nama Goodwin masih bergaung, seiring dengan rencana perombakan skuad Bajul Ijo.

Sebelumnya, Goodwin memang pernah masuk daftar target utama Persebaya di era Tavares. Klub Surabaya itu dikabarkan ingin mendatangkan pemain asing berpengalaman untuk memberi dampak langsung di paruh musim.

Nah, waktu pun semakin mendesak. Bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 dibuka dari 10 Januari hingga 6 Februari 2026. Rentang waktu itu memberi kesempatan bagi manajemen Persebaya untuk bergerak. Tapi sampai detik ini, belum ada konfirmasi resmi sama sekali soal pendekatan mereka kepada Goodwin.

Jadi, apa yang sebenarnya terjadi? Dengan kontrak yang masih panjang dan pernyataan tegas sang pemain, rumor ini seperti menggantung. Apakah ini cuma isu lama yang dihangatkan kembali? Atau ada negosiasi diam-diam yang sedang berjalan? Publik sepak bola Indonesia, khususnya suporter Persebaya, hanya bisa menunggu dan melihat.

(Erfyansyah/)

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar