JAKARTA – Wilayah pesisir utara Jakarta kembali digenangi air laut pada Jumat (5/12/2025) kemarin. Kali ini, banjir rob tak tanggung-tanggung menerjang kawasan Pantai Mutiara. Situasinya cukup mencemaskan.
Di lokasi, pemandangan yang terlihat sungguh tidak biasa. Permukaan air laut tampak lebih tinggi ketimbang daratan. Jaraknya cuma tinggal sejengkal, sekitar 20 hingga 30 sentimeter saja dari puncak tanggul pembatas. Memang, air laut biasanya meninggi saat pasang atau bulan purnama. Tapi yang terjadi hari ini terasa lebih ekstrem.
Namun begitu, tanggul pun tak sepenuhnya mampu menahan tekanan air. Dari kejauhan, terlihat titik-titik rembesan di sepanjang struktur beton itu. Setidaknya ada lebih dari lima titik yang bocor, air laut merembes pelan-pelan menggerogoti pertahanan.
Petugas di lapangan tampak sibuk. Mereka berjibaku menambal celah-celah bocor menggunakan karung pasir, berharap air tak meluber lebih parah ke jalan utama. Di sisi lain, ada juga yang membersihkan tumpukan sampah dengan serokan ikan, mencoba menjaga saluran air agar tidak mampet.
Genangan air sudah tak terhindarkan. Di sekitar jembatan pintu masuk Perumahan Pantai Mutiara, jalanan terendam setinggi kira-kira lima sentimeter. Kendaraan yang melintas pun harus ekstra hati-hati, meski lalu lintas kendaraan keluar-masuk perumahan tetap ramai seperti biasa.
Suasana siang itu adalah gambaran nyata betapa rapuhnya pertahanan kita menghadapi air laut yang kian meninggi. Sebuah rutinitas yang makin sering terjadi, dengan intensitas yang makin mengkhawatirkan.
Artikel Terkait
Mahfud MD: Polri Harus Tinggalkan Budaya Militeristik Menuju Polisi Sipil yang Humanis
Polisi Buka Posko DVI di RSUD Lubuklinggau untuk Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Musi Rawas Utara
Timnas Indonesia U-17 Menang Tipis atas China, Pelatih Kurniawan Minta Pemain Tak Euforia Berlebihan
Cek Kesehatan Gratis Pemerintah Jangkau 100 Juta Warga, Baru Sepertiga dari Total Penduduk