Ada kabar baik untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun depan. Jumlah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) perempuan bakal bertambah signifikan. Tercatat, sekitar sepertiga dari total petugas tepatnya 33 persen kini adalah perempuan. Ini adalah angka tertinggi yang pernah dicatat sepanjang sejarah haji Indonesia.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, tak menyembunyikan rasa senangnya. Menurutnya, kehadiran lebih banyak petugas perempuan akan sangat membantu, terutama dalam melayani jemaah haji perempuan yang jumlahnya juga dominan.
"Kalau kita lihat jumlah jemaah haji perempuan sekarang kan ada di 55,4 persen. Alhamdulillah saat ini tahun ini ada 33 persen petugas haji perempuan, ini jumlah terbesar selama sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia,"
kata Arifatul di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (28/1).
"Jadi ini kebahagiaan luar biasa bagi saya,"
sambungnya dengan nada antusias.
Secara keseluruhan, lebih dari 1.600 orang PPIH akan diterjunkan ke Arab Saudi. Mereka nantinya bakal mengurusi segalanya, mulai dari akomodasi dan konsumsi, transportasi, sampai perlindungan jemaah dan layanan khusus untuk jemaah lanjut usia.
Nah, kepada para petugas perempuan ini, Arifatul punya pesan khusus. Ia berharap mereka bisa memberikan pelayanan yang tulus dan penuh empati. Soalnya, hanya perempuan yang paling paham apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh sesamanya.
Artikel Terkait
Tambang Emas Agincourt Akan Diambil Alih BUMN Baru, Perminas
Perempuan di Balik Tudingan Es Spons Kembali Jadi Buruan Netizen
Terdakwa Narkoba Nyaris Mati Kabur dari Sidang, Diduga Dibantu Motor Penunggu
Masjid Raya Pase Kembali Ramai, Meski 124 Masjid Lainnya Masih Rusak Berat