Gus Ipul kembali menekankan, semua keputusan ada di tangan para kiai. Ia tak mau berpolemik, apalagi berspekulasi. Lalu, apakah dia akan hadir dalam rapat pleno nanti? “Sudah, nanti kita lihat,” pungkasnya singkat, mengakhiri percakapan.
Keputusan Syuriah Dianggap Final
Di sisi lain, PBNU sendiri telah mengambil sikap yang jelas terkait dinamika kepemimpinan ini. Melalui Ketua Bidang Pendidikan, Moh. Mukri, organisasi itu menegaskan posisinya.
Mukri menyatakan, keputusan Syuriah PBNU untuk memberhentikan Yahya Cholil Staquf dari jabatan Ketua Umum adalah final dan mengikat. Rapat pleno yang digelar malam itu merupakan langkah lanjutan untuk menata proses organisasi, sesuai amanat yang diberikan Syuriah.
“Salah satu agenda pleno kali ini adalah penetapan Pj Ketua Umum PBNU pengganti Gus Yahya,” jelas Mukri, seperti dikutip dari Antara.
Jadi, meski Gus Ipul memilih untuk rendah hati dan menjauh dari perbincangan, roda organisasi terus berputar. Semua kini menunggu keputusan para kiai dalam rapat yang menentukan itu.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral