Api yang melalap gedung Terra Drone di Jakarta Pusat pada Selasa (9/12) telah memakan korban jiwa. Setidaknya, 20 orang dinyatakan meninggal dunia dan berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Di antara para korban, terdapat seorang wanita hamil yang hanya diketahui berinisial N.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi hal ini di hadapan awak media yang berkerumun di lokasi. Suasana saat itu masih tegang.
"Ada korban wanita hamil. Salah satu korban adalah wanita hamil," ujarnya.
Menurutnya, komposisi korban terdiri dari 5 pria dan 15 wanita. Seluruh jenazah telah dipindahkan untuk proses identifikasi lebih lanjut.
"Saat ini semua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," jelas Susatyo.
Di sisi lain, operasi pencarian masih terus berlangsung. Petugas gabungan dari kepolisian dan pemadam kebakaran baru saja menyelesaikan penyisiran di lantai 4 dan 5. Tantangan sesungguhnya masih ada di depan.
Lantai 6 menjadi target berikutnya. Namun begitu, akses ke sana dikabarkan masih sulit.
"Masih berjuang keras menembus lantai 6," ungkap Kapolres, menggambarkan upaya tim di lapangan.
Ia juga menyampaikan harapannya agar proses evakuasi dapat segera tuntas. "Kami juga mohon doanya agar segera ini bisa diketemukan semua korbannya," tutur Susatyo, sembari menambahkan bahwa tim masih bekerja untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di dalam gedung yang hangus itu.
Artikel Terkait
Jokowi Targetkan PSI Lolos ke Senayan pada Pemilu 2029
Dokter di NTT Ditemukan Tewas Usai Diduga Diintimidasi Anggota DPRD, Kemenkes Janji Usut Tuntas
Polisi Tetapkan Direksi Payment Gateway Tersangka Kasus Judi dan Pornografi Aplikasi Hot 51
Kemhan Evaluasi Program SPPI Usai Lima Peserta Meninggal saat Diklatsar