Komitmennya ini benar-benar menyeluruh, sampai ke lingkaran pertemanan pribadi sekalipun.
Dalam sebuah sesi podcast, ia bercerita terpaksa memutuskan hubungan dengan seorang sahabat lama. Penyebabnya? Temannya itu berusaha meyakinkan Ruffalo bahwa semua orang Palestina adalah teroris. "Saya tak bisa menerima narasi seperti itu," kira-kira begitu sikapnya.
Media sosialnya pun ia jadikan senjata. Postingan demi postingan ia gunakan untuk menagih pertanggungjawaban Israel atas kekerasan yang terjadi. Ia juga tak segan mempertanyakan nurani para pemimpin dunia yang ia anggap diam seribu bahasa.
Jadi, ya. Di tengah gemerlap Hollywood yang seringkali takut bersuara, posisi Ruffalo memang terasa menyendiri. Ia termasuk segelintir kecil selebritas yang berani terbuka membela Palestina, meski tahu ancamannya nyata bagi kariernya. Tapi tampaknya, bagi pria ini, ada hal yang lebih penting dari sekadar bertahan di industri film.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral