Kisah Penyelamatan Bilqis: Negosiasi Alot 2 Malam di Pedalaman Suku Anak Dalam Jambi
Kepolisian berhasil mengungkap proses rumit penyelamatan Bilqis, seorang balita berusia 4 tahun yang menjadi korban penculikan di Makassar. Bocah malang ini ditemukan di pelosok kawasan Suku Anak Dalam (SAD) di Jambi. Proses negosiasi untuk membebaskannya berlangsung sangat alot selama dua malam, dimana beberapa warga SAD sempat menolak untuk menyerahkan Bilqis.
Menurut Iptu Nasrullah dari Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, tim gabungan melakukan perjalanan darat panjang menuju Jambi setelah mendapatkan petunjuk dari pengembangan kasus. Perjalanan menantang ini memakan waktu 12 jam ke Kerinci, dilanjutkan dengan 4 jam perjalanan lagi menuju wilayah permukiman SAD di Merangin.
"Setelah melalui dialog intensif selama 2 malam 1 hari dengan bantuan Polda Jambi, akhirnya kita berhasil membawa pulang Bilqis. Lokasinya benar-benar di pelosok," jelas Nasrullah, mengonfirmasi keberhasilan operasi tersebut.
Nasrullah menegaskan bahwa tidak ada kompensasi atau uang tebusan apa pun yang diberikan selama proses negosiasi dengan komunitas Suku Anak Dalam. Seluruh proses berjalan atas dasar semangat kemanusiaan dan bantuan dari semua pihak yang terlibat.
Ipda Supriadi Gaffar dari Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar menambahkan bahwa negosiasi kunci dilakukan oleh kepala suku yang disebut Tumenggung, dengan pendampingan dari Polres Merangin dan Dinas Sosial setempat. Selama proses berlangsung, tim kepolisian menunggu di sekitar kawasan permukiman SAD.
"Prosesnya menjadi alot karena yang melakukan negosiasi adalah kepala suku. Beliau harus membujuk warganya untuk menyerahkan Bilqis, dan tentu saja ada yang setuju dan ada yang tidak," papar Supriadi mengenai dinamika yang terjadi.
Proses negosiasi penyelamatan Bilqis ini tercatat berlangsung dari malam hari Jumat hingga malam hari Sabtu. Selama kurun waktu dua malam satu hari itu, polisi bersama kepala suku terus berupaya meyakinkan anggota komunitas Suku Anak Dalam untuk bersedia menyerahkan Bilqis, yang akhirnya berhasil dan membawa korban pulang dengan selamat.
Artikel Terkait
Mendagri: Normalisasi Penuh Pascabencana Sumatera Butuh 2-3 Tahun
Pria di Jakarta Pusat Dilaporkan Aniaya dan Cekik Kekasih karena Cemburu
Ketua BAM DPR Desak Cukai Minuman Manis untuk Atasi Lonjakan Diabetes Anak
Presiden Prabowo Akan Hadiri Rapat Perdana Dewan Perdamaian AS dan Tandatangani Kesepakatan Tarif