MURIANETWORK.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan tidak ada pengurangan anggaran maupun jumlah penerima manfaat program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI Jaminan Kesehatan). Pernyataan tegas ini disampaikan untuk menjawab keresahan publik terkait isu pengalihan dana bantuan kesehatan tersebut. Gus Ipul menyebut bahwa proses penonaktifan yang terjadi merupakan bagian dari upaya pemutakhiran data untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Bantahan Terhadap Isu Pengalihan Anggaran
Dalam keterangannya di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Rabu (11 Februari 2026), Gus Ipul secara gamblang membantah kabar yang menyebut anggaran BPJS-PBI dialihkan untuk mendanai program lain. Ia menekankan bahwa komitmen pemerintah terhadap program bantuan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu tetap utuh.
"Tidak ada pengurangan alokasi (anggaran BPJS-PBI), anggarannya tetap. Penerima manfaatnya juga tetap. Kalau sekarang ada yang mengatakan dialihkan ke program lain (sehingga) mengurangi ini. Tidak ada," tegas Gus Ipul di hadapan para wartawan.
Penonaktifan untuk Pemutakhiran Data
Menteri Sosial kemudian menjelaskan bahwa langkah penonaktifan kepesertaan yang sempat menimbulkan polemik sebenarnya bertujuan mulia. Proses ini merupakan bagian dari upaya menyaring data agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Tokyo, Akan Temui Kaisar dan PM Jepang
Anggota DPR Nilai PP TUNAS Bentuk Perlindungan Jangka Panjang bagi Anak
Pelatih Bulgaria Waspadai Tren Naik Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series
Pemerintah Koordinasi dengan Iran untuk Keamanan Kapal Indonesia di Selat Hormuz