MURIANETWORK.COM - Pasar properti Jakarta diproyeksikan mengalami pertumbuhan yang solid pada tahun 2026. Optimisme ini didorong oleh aktivitas korporasi yang menguat dan perubahan preferensi penyewa, dengan sektor perkantoran, industri, ritel, dan perhotelan menjadi motor utama. Laporan terbaru dari konsultan properti CBRE Indonesia mengindikasikan bahwa momentum positif dari kuartal sebelumnya berpotensi berlanjut, didukung pula oleh pasokan baru yang masih terbatas.
Daya Tarik dari Ekspansi Korporasi dan Gaya Hidup
Managing Director CBRE Advisory Indonesia, Angela Wibawa, memandang bahwa permintaan dari ekspansi perusahaan akan menjadi penopang utama untuk sektor perkantoran dan logistik. Sementara itu, dinamika gaya hidup masyarakat perkotaan dinilai akan terus menggerakkan sektor ritel.
"Pasar properti diperkirakan akan terus tumbuh tahun ini. Kami memperkirakan permintaan dari ekspansi korporasi akan mendukung sektor perkantoran dan industri/logistik, sementara pergeseran gaya hidup perkotaan akan mendorong sektor ritel," jelasnya dalam sebuah Media Briefing, Rabu (11/2/2026).
Angela menambahkan bahwa sektor perhotelan di ibu kota juga akan mendapat angin segar dari pemulihan pariwisata, yang diharapkan dapat meningkatkan tingkat hunian kamar hotel.
Landasan Ekonomi yang Stabil
Fundamental ekonomi Indonesia yang tumbuh konsisten di kisaran 5 persen per tahun menjadi landasan kokoh bagi aktivitas properti. Stabilitas ini memberikan kepercayaan bagi perusahaan multinasional untuk berekspansi sekaligus bagi investor domestik dalam merancang strategi jangka panjang.
Head of Research & Consulting CBRE Advisory, Anton Sitorus, melihat target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 6-8 persen pada 2029 sebagai indikator keyakinan yang kuat terhadap prospek masa depan. "Target ambisius pemerintah untuk mencapai pertumbuhan 6-8 persen pada 2029 menjadi indikator keyakinan yang kuat terhadap prospek jangka panjang Indonesia," ungkapnya.
Artikel Terkait
BCA Ikut Earth Hour, Layanan Perbankan Tetap Berjalan Normal
Bapanas Pastikan Distribusi Bantuan Pangan Berlanjut hingga April
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 3,5 Juta Kendaraan, Ruas Solo-Yogya Tembus 92%
KPK Catat 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN Jelang Batas Akhir