Progres pembangunan sekolah rakyat di Kupang, Nusa Tenggara Timur, kini telah menembus angka lebih dari 60 persen. Capaian ini menjadi indikator positif bahwa proyek yang ditargetkan rampung pada Juni 2026 tersebut berjalan sesuai jadwal.
Project Manager Pembangunan Sekolah Rakyat NTT, Agung Wardana, pada Senin (18/5) memastikan bahwa seluruh tahapan konstruksi berlangsung dengan baik. Ia menyebutkan bahwa tidak ada kendala berarti yang menghambat proses pengerjaan di lapangan.
“Kami optimistis target penyelesaian pada Juni 2026 dapat tercapai,” ujar Agung dalam pernyataannya.
Pembangunan sekolah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan di wilayah timur Indonesia. Keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan mampu mendorong partisipasi belajar masyarakat setempat.
Sementara itu, tim teknis terus melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas material dan metode konstruksi yang digunakan. Langkah ini diambil untuk memastikan bangunan yang dihasilkan benar-benar aman dan layak digunakan dalam jangka panjang.
Dengan progres yang sudah melampaui separuh jalan, optimisme terhadap penyelesaian proyek ini pun semakin menguat. Masyarakat sekitar menantikan hadirnya sekolah rakyat sebagai pusat pendidikan baru yang dapat menampung lebih banyak siswa di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Lima Siswa Tenggelam di Sungai Vietnam Utara Saat Berusaha Menolong Teman Terseret Arus
Pergerakan Tanah di Bandung Barat Ancam Puluhan Rumah, Warga Diimbau Mengungsi
Petugas Masih Lakukan Pendinginan Usai Kebakaran Pabrik Plastik di Cengkareng
Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya Integrasikan 24.000 CCTV ke Dashboard Terpadu untuk Keamanan dan Pelayanan Publik