DPR lagi-lagi bikin geleng kepala. Alih-alih menyoal pihak yang merusak alam, kemarahan justru diarahkan ke mereka yang turun tangan membantu warga terdampak bencana.
Dalam rapat bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, Senin lalu, suara kritik itu muncul dari Endipat Wijaya. Dia anggota Komisi I DPR dari Fraksi Gerindra. Pokok omongannya sederhana: negara sudah bekerja keras, jangan sampai dikalahkan oleh narasi pihak lain yang dianggapnya cuma 'cari muka'.
Endipat menekankan, sejak awal bencana melanda Aceh, negara sudah hadir. Anggaran yang digelontorkan mencapai triliunan rupiah. Ratusan posko dibangun. Bahkan pesawat dikerahkan untuk bantuan darurat. Menurutnya, klaim bahwa pemerintah tidak hadir adalah informasi yang menyesatkan.
Karena itu, dia mendesak Kementerian Kominfo untuk lebih lincah.
"Jadi, kami mohon Ibu (Meutya Hafid), fokus nanti ke depan Komdigi ini mengerti dan tahu persis isu sensitif nasional, membantu pemerintah memberitahukan dan mengamplifikasi informasi-informasi itu, sehingga enggak kalah viral dibandingkan dengan teman-teman yang sekarang ini sok paling-paling di Aceh, di Sumatera, dan lain-lain itu, Bu," pinta Endipat dalam rapat tersebut.
Artikel Terkait
Mantan Pj Gubernur Sulsel Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar
Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Subuh 10 Menit Kemudian
Tenaga Honorer Pemkab Tambrauw Tewas Ditusuk, Polisi Bantah Isu Tembakan
Rumor Pengunduran Diri Tim-Tim Besar Hantui Piala Dunia 2026, Belum Ada Konfirmasi Resmi