Hujan yang mengguyur tanpa henti telah meninggalkan duka di Tabing Banda Gadang, Kota Padang. Di tengah sisa-sisa lumpur dan kerusakan, datanglah rombongan dari Jakarta. Ahmad Muzani, Ketua MPR RI, turun langsung melihat kondisi korban banjir bandang, didampingi oleh Andre Rosiade, Sekretaris Fraksi Gerindra MPR.
Tak datang dengan tangan kosong. Muzani menyerahkan seribu paket sembako untuk warga yang rumah dan hidupnya porak-poranda. Kunjungan ini, menurutnya, adalah bentuk kepedulian dari segenap unsur di ibu kota.
"Ini support kami dari Jakarta untuk musibah yang Ibu dan Bapak alami di sini," ujar Muzani kepada awak media, Sabtu lalu.
"Kami di luar daerah pun turut merasakan beban berat ini. Semoga bantuan ini bisa meringankan dan membawa berkah."
Dia juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto. Muzani memastikan bahwa Prabowo berkomitmen untuk datang menjenguk langsung, nanti saat waktunya memungkinkan.
Di sisi lain, Andre Rosiade membawa kabar yang mungkin bisa sedikit menghangatkan hati. Dia mengungkapkan adanya alokasi anggaran besar dari pemerintah pusat untuk membenahi infrastruktur vital Padang yang rusak.
"Pak Prabowo melalui Kementerian PU dan APBN akan membantu pembangunan PDAM baru dengan nilai mencapai Rp 708 miliar khusus untuk Kota Padang," tegas Andre.
Rinciannya? Ada Rp 308 miliar untuk perbaikan saluran air PDAM Palukahan, dan Rp 400 miliar lagi dialokasikan untuk penggantian infrastruktur di Gunung Pangilun sumber air bagi wilayah Tabing Banda Gadang.
Namun begitu, bantuan tak cuma berhenti di situ. Andre menyebut anggaran juga disiapkan untuk perbaikan jalan, jembatan, hingga tempat ibadah yang hancur diterjang banjir di berbagai titik di Sumbar. Targetnya, pembangunan bisa dimulai tahun depan.
Sementara untuk penanganan darurat, dua unit alat berat masih terus bekerja di lokasi. Fokusnya membersihkan lumpur dan melancarkan aliran air yang menyumbat permukiman.
Persoalan serius lainnya adalah irigasi. Hampir seluruh jaringan di Padang dan Pariaman rusak berat. Menurut Andre, untuk menormalkan sungai dan memulihkan irigasi, pemerintah sudah menyiapkan dana tak tanggung-tanggung: Rp 3,5 triliun melalui Balai Wilayah Sungai Sumatra V.
"Alat ini akan kita standby-kan di sini sampai selesai," kata Andre, yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu.
"Kami juga akan kirimkan kasur dan magic com untuk warga. Insyaallah, bantuan akan terus kami upayakan untuk mereka yang terdampak."
Artikel Terkait
Borneo FC Samai Poin Persib di Puncak Klasemen Usai Bungkam Persita 2-0
Penjual Kacamata Keliling di Bali Wujudkan Impian Naik Haji Setelah Menabung 20 Tahun
Menteri Lingkungan Hidup Akan Jadikan Program Green Policing Riau sebagai Kebijakan Nasional
Baku Hantam Ojol dengan Debt Collector di Depok Berakhir Damai, Polisi Ingatkan Prosedur Penarikan Kendaraan