Seorang santriwati berusia 17 tahun dilaporkan hilang dari pondok pesantrennya di daerah Tapos, Depok. Namanya Saina Tazkiya Zulala Azizi. Yang bikin khawatir, sebelum menghilang, dia meninggalkan sepucuk surat yang isinya meminta untuk tidak dicari.
Menurut Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, kejadiannya berawal pada Senin sore, 2 Februari 2026 lalu. Saat itu, ponpes Al Muhajirin mengadakan pengajian. Tapi Saina tak terlihat hadir.
"Teman sekamarnya mencoba mencari, dan akhirnya menemukan surat itu di atas lemari," jelas Jupriono kepada awak media pada Sabtu (21/2).
Isi suratnya cukup membuat hati miris. Dengan tulisan tangan, Saina meminta maaf pada ibunya, ustaz, dan teman-teman. Dia menyatakan ingin pergi, tanpa tahu tujuan dan berapa lama. Dia juga secara khusus memohon agar orang tuanya tidak diberi tahu dan dirinya jangan dicari. Di bagian akhir, ada permintaan yang cukup detail: agar iuran sempolnya sebesar Rp 2.500 dibayarkan.
Pihak pondok tentu saja tidak tinggal diam. Pencarian segera dilakukan malam itu juga.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji
Hasan Nasbi Kritik Pernyataan Provokatif di Tengah Tantangan Global
Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel
Novel Baswedan Desak Pembentukan TGPF Independen untuk Kasus Penyekatan Andrie Yunus