Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto kini sudah dinikmati oleh 133 ribu siswa di Kota Pekanbaru. Angka yang cukup signifikan ini menunjukkan progres yang nyata sejak program tersebut diluncurkan.
Menurut Wakil Walikota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, layanan ini disalurkan melalui 56 titik yang disebut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. “Satu SPPG itu melayani sekitar 2.500 sampai 3.000 anak,” jelasnya. Pernyataan itu disampaikan usai ia memimpin Rapat Koordinasi Tim Satgas MBG, Senin lalu di aula Mal Pelayanan Publik.
Namun begitu, targetnya masih jauh. Total peserta didik di Pekanbaru mencapai 298 ribu. Artinya, masih ada sekitar 165 ribu siswa lain yang belum merasakan manfaatnya.
Di sisi lain, ada kabar baik yang mengalir dari lapangan. Berdasarkan laporan Koordinator SPPG Pekanbaru, Helin Fauziah, proses untuk menambah titik layanan terus berjalan.
“Tadi kita dengar dari Bu Elin, sebetulnya sudah ada 56 lagi yang sedang dipersiapkan. Mudah-mudahan tahun ini bisa terpenuhi semua,” harap Markarius.
Jika target itu tercapai, maka nantinya akan ada total 112 SPPG yang beroperasi di seluruh penjuru kota. Dengan begitu, semua siswa tanpa terkecuali bisa mendapatkan akses makanan bergizi secara gratis.
Pemko Pekanbaru sendiri terus mendorong percepatan pembangunan dapur umum MBG ini. Koordinasi dengan para koordinator wilayah dilakukan secara intensif.
“Insyaallah dalam waktu dekat, 112 titik ini sudah beroperasi seluruhnya,” tutup Wakil Walikota dengan optimisme. Sebuah janji yang dinanti oleh puluhan ribu keluarga di Pekanbaru.
Artikel Terkait
PDAM Bone Antisipasi Krisis Air Bersih Akibat Musim Kemarau dan Alih Fungsi Lahan
Perekonomian Sulawesi Selatan Tumbuh 6,88 Persen di Triwulan I 2026, Ditopang Sektor Pemerintahan dan Konsumsi Publik
Dua Calon Jemaah Haji Asal Soppeng Tertunda Berangkat karena Tidak Laik Terbang
Harga Emas Antam Naik Rp17.000 per Gram, Buyback Tembus Rp2.645.000