Sabtu (6/12) pagi, di Terminal IKT Domestik Tanjung Priok, Jakarta Utara, suasana tampak sibuk. Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat sibuk memeriksa satu per satu barang bantuan. Barang-barang itu segera dikirim untuk warga Aceh dan Sumatera yang jadi korban banjir.
Asmawi Syam, sang Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Pusat, turun langsung. Ia ikut mengawasi proses pengiriman, memastikan semuanya berjalan lancar.
Memang, situasi di sana cukup memprihatinkan. Sejak akhir November, banjir dan tanah longsor telah menghantam Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ribuan rumah rusak, akses jalan terputus di banyak tempat. Yang paling mencemaskan, puluhan ribu warga terdampak dan ada wilayah yang masih terisolasi.
Di sisi lain, upaya bantuan terus digenjot. PMI tak hanya mengirim logistik. Mereka juga melakukan evakuasi, memberikan layanan kesehatan darurat, dan mendistribusikan air bersih ke titik-titik yang sulit dijangkau. Semua dilakukan serentak, mengingat waktu begitu berharga bagi mereka yang terdampak.
Artikel Terkait
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka
PSM Makassar Takluk 2-0 dari Bali United Usai Kartu Merah di Babak Pertama
Tabrakan Frontalka Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jalur Kereta Lumpuh Total
Harga Minyak Goreng Meroket, INDEF Ungkap Lonjakan Biaya Plastik Kemasan Ikut Jadi Pemicu