Dengan nada tegas ia mengatakan, "Kalau kita kuat dalam data, hambatan dalam penyusunan policy brief pasti bisa diatasi."
Pada forum itu, Noudy mengajak semua unit kerja memanfaatkan momen sosialisasi untuk menyamakan persepsi. Ia menekankan, penguatan tata kelola data bukan cuma tugas tim pengelola data, melainkan tanggung jawab bersama seluruh jajaran BSKDN.
"Saya harap kegiatan seperti ini jadi pondasi awal. Agar semua unit kerja bergerak dalam satu arah yang sama," terangnya.
Sementara itu, dari sudut pandang teknis, perwakilan Pusat Data dan Sistem Informasi Kemendagri, Alwin Ferry, memberikan penekanan. Baginya, data bukan sekadar urusan teknis yang kaku. Ini fondasi untuk membangun interoperabilitas di seluruh jajaran Kemendagri.
Menurut Alwin, jika semua unit menerapkan standar data dan metadata yang sama, proses integrasi, verifikasi, hingga pembaruan data akan berjalan lebih cepat. Akurasinya juga lebih terjaga.
"Yang tak kalah penting," pungkasnya, "kita harus memastikan sumber datanya jelas. Benar-benar kita ketahui dan bisa dipertanggungjawabkan."
Artikel Terkait
Bupati Pati dan Tim Suksesnya Diringkus KPK, Tarif Jabatan Desa Tembus Rp 225 Juta
Prabowo Pimpin Rapat dari London, 28 Izin Perusahaan Dicabut Usai Bencana
Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan di Sumatera Terkait Pelanggaran Serius
Kim Sejeong Berubah Total di Todays Webtoon, Kisah Bangkit dari Cedera ke Dunia Kreatif