Di Tarakan, Kalimantan Utara, suasana Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII tampak berbeda pada Rabu (4/3) lalu. Latihan tempur khusus digelar di sana, sebuah upaya konkret TNI AL untuk terus mengasah kemampuan pertahanan udara Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan pasukan. Panglima Komando Armada RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, memantau langsung persiapan itu.
Setelah apel, latihan pun bergulir. Fokusnya adalah simulasi menangkal serangan udara yang datang dari arah laut. Mereka tak cuma berlatih di darat. Persenjataan yang ada di KRI juga dikerahkan, menunjukkan skenario latihan yang cukup komprehensif.
Artikel Terkait
IRGC Tantang AS di Selat Hormuz, Kapal Tanker Kena Serangan Drone
Polisi Beri Teguran Lisan kepada Pengemudi Mobil yang Iseng Zig-zag di Tol Becakayu
Pemkab Bogor Gelar Salat Idul Fitri Perdana di Stadion Pakansari
Manajemen Bantah Isu Pemecatan Kapten Jakarta Pertamina Enduro, Sebut Hoaks Deepfake