Darah dan Air Bersih dari Lampung Dikirim untuk Korban Bencana Sumatera

- Kamis, 04 Desember 2025 | 18:12 WIB
Darah dan Air Bersih dari Lampung Dikirim untuk Korban Bencana Sumatera

LAMPUNG GEH – Dari Bandar Lampung, bantuan kemanusiaan bergerak cepat menuju wilayah bencana. Kamis pagi (4/12), Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung mendistribusikan 400 kantong darah, dua mobil tangki air bersih, dan sejumlah relawan terlatih. Tujuannya: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di halaman Kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Lampung, suasana pagi itu terasa haru. Sekitar pukul 06.30 WIB, Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza atau yang akrab disapa Batin Wulan, melepas langsung konvoi bantuan tersebut.

“Setiap tetes darah adalah harapan hidup,” ujar Batin Wulan.

“Ini wujud gotong royong masyarakat Lampung. Untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” imbuhnya, menekankan semangat solidaritas di tengah musibah banjir dan longsor yang melanda.

Menurutnya, pengiriman ini adalah respons langsung terhadap melonjaknya kebutuhan layanan kesehatan dan air bersih di daerah terdampak. Ratusan kantong darah itu rencananya akan transit dulu di UDD PMI Pusat di Jakarta. Di sana, darah akan melalui proses repacking sebelum akhirnya dikirim, terutama ke Aceh yang disebut-sebut sebagai wilayah terparah.

Namun begitu, bantuan tak cuma darah. Dua unit mobil tangki air bersih juga ikut dikirim. Fungsinya jelas: memastikan pasokan air dan sanitasi di lokasi pengungsian tetap terjaga.

“Pasca bencana, akses air bersih itu krusial banget,” jelas Wulan.

“Kehadiran tangki air dan relawan kami diharapkan bisa menjaga kesehatan masyarakat. Sekaligus mencegah munculnya penyakit-penyakit yang biasanya muncul karena lingkungan yang tidak bersih,” tambahnya.

Untuk mengoperasikan semua bantuan itu, PMI Lampung memberangkatkan empat relawan dengan kompetensi khusus di bidang WASH (Air, Sanitasi, dan Kebersihan). Satu relawan Bantuan Non Tunai (BNT) juga turut serta untuk memperkuat misi di lapangan.

Wulan menegaskan, ini baru tahap awal. PMI Lampung akan terus memantau perkembangan di lokasi bencana. Jika diperlukan, bantuan lanjutan siap dikirimkan.

“Jaga nama baik PMI Provinsi Lampung,” pesannya kepada para relawan.

“Pastikan bantuan sampai tepat sasaran. Dan yang paling utama, keselamatan rekan-rekan di lapangan adalah prioritas kita semua,” tegas Batin Wulan.

Di sisi lain, PMI Provinsi Lampung menyatakan kesiapannya untuk bersinergi. Baik dengan PMI Pusat, pemerintah daerah, maupun seluruh pihak terkait. Tujuannya satu: mempercepat penanganan darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar