Seorang bayi perempuan ditemukan di dalam gerobak nasi uduk, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kejadian ini mengguncang warga setempat. Menurut sejumlah saksi, ada pria dewasa yang terlihat menenteng tas besar berwarna hitam di sekitar lokasi tak lama sebelumnya.
Saksi mata bernama Atik (53) tinggal persis di samping gerobak milik Marlina. Rumah mereka berada di sebuah gang buntu.
"Cuma saya duduk di situ lagi main HP," ujar Atik saat ditemui di rumahnya, Kamis (5/3/2026).
"Terus ada orang lewat kayak bapak-bapak "gitu", "nenteng" tas "item". Cuma pikir saya kan di sini (tetangga) suka "mesen-mesen" paket "gitu" kan. Saya juga enggak "nanya"," lanjutnya.
Kala itu, Atik sedang asyik dengan ponselnya di rumah. Pintu rumahnya terbuka, sehingga dia menyadari ada orang lewat. Gang buntu itu memang jarang dilalui orang asing.
Dia tak terlalu menghiraukan. Pikirnya, mungkin saja itu kurir yang mengantar paket pesanan tetangga. Namun begitu, ada yang aneh.
"Tapi biasanya kalau ada paketan kan "manggil", 'Paket!' "gitu". Ini nggak," jelas Atik sambil menggeleng.
Pria itu terlihat sekitar pukul lima sore. Ingatannya tak begitu jelas. Yang pasti, sekitar setengah jam kemudian, suasana tenang itu pecah oleh teriakan.
"Ya pas sorenya. sekitar hampir jam setengah 5-an "deh". Terus jam setengah 6 teriak "nemu" bayi di situ itu," ungkapnya.
Bayi dan Surat yang Menyertai
Bayi itu ditemukan dalam keadaan hidup. Dia terbungkus di dalam sebuah tas belanja yang diletakkan di gerobak nasi uduk. Selain bayi, ditemukan juga sebuah surat yang menyertainya.
Kejadian ini tentu meninggalkan banyak tanda tanya. Siapa pria dengan tas hitam itu? Dan apa yang sebenarnya terjadi di gang buntu itu pada sebuah sore di Pasar Minggu?
Artikel Terkait
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Jalani Pemeriksaan 7 Jam di Polda Metro Terkait Dugaan Penipuan Umrah
Wardatina Mawa Bantah Rumor Dilamar Pria Turki, Pilih Fokus Pulihkan Diri Usai Gugat Cerai
BI Buka Layanan Penukaran Uang Rusak dan Cacat, Begini Syaratnya
Wakil Ketua MPR: Penguatan Ekosistem E-Sports Kunci Dorong Ekonomi Digital Nasional