Gus Ipul Serukan Ketenangan, Tegaskan Dinamika NU adalah Hal Wajar

- Jumat, 21 November 2025 | 23:18 WIB
Gus Ipul Serukan Ketenangan, Tegaskan Dinamika NU adalah Hal Wajar
Respons PBNU Terkait Dinamika Internal

Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, akhirnya angkat bicara. Hal ini menyusul beredarnya surat yang meminta Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), untuk mundur dari posisinya.

Menanggapi situasi yang berkembang, Gus Ipul pun mengeluarkan imbauan. Dia meminta seluruh jajaran pengurus NU, mulai dari tingkat pusat (PBNU) hingga yang paling bawah di struktur Ranting, untuk menjaga situasi agar tetap kondusif. Menurutnya, ini hanyalah dinamika organisasi yang wajar terjadi.

"Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan. Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman," tegas Gus Ipul dalam pernyataannya pada Jumat (21/11).

Di sisi lain, dia juga menekankan pentingnya soliditas internal. Seluruh pengurus diminta untuk terus berkonsolidasi, menjaga ukhuwah, dan yang paling utama adalah menahan diri. Langkah atau pernyataan yang justru bisa memanaskan situasi harus dihindari.

"Ikuti seluruh perkembangan hanya melalui informasi resmi yang disampaikan jajaran Syuriah PBNU. Jangan terpengaruh kabar yang tidak jelas sumbernya," pesannya lagi.

Gus Ipul tampaknya ingin semua pihak menaruh kepercayaan penuh pada pimpinan tertinggi.

"Kita serahkan sepenuhnya kepada Rais Aam dan para wakilnya. Insyaallah semua akan diselesaikan dengan baik, proporsional, dan sesuai adab organisasi."

Tak lupa, Menteri Sosial ini juga mengajak warga NU untuk lebih mendekatkan diri secara spiritual. Dia menganjurkan untuk memperbanyak sholawat dan berusaha menjaga ketenangan hati di tengah situasi yang kurang pasti.

"Mari tetap menjaga suasana teduh. Perbanyak sholawat, jangan ikut menyebarkan kabar yang tidak pasti," ujarnya menutup pernyataan.

Dia memastikan, dinamika internal yang terjadi akan ditangani melalui mekanisme organisasi yang sah. Dan semuanya akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar