Pasar saham Indonesia mencatat hari yang cukup cerah pada Kamis siang (5/3/2026). IHSG ditutup di zona hijau, menguat signifikan di sesi pertama perdagangan.
Indeks utama itu naik 126,725 poin, atau sekitar 1,67 persen, sehingga berada di posisi 7.703,790. Penguatan tak hanya terjadi di indeks gabungan. Indeks saham-saham unggulan LQ45 juga ikut merangkak naik, tepatnya 12,037 poin (1,56%) ke level 784,486.
Kalau lihat pergerakannya, sentimen positif jelas mendominasi lantai bursa. Jumlah saham yang naik jauh lebih banyak ketimbang yang tertekan. Data menunjukkan, ada 607 saham yang harganya naik. Di sisi lain, hanya 115 saham yang terkoreksi, sementara 95 lainnya stagnan alias flat.
Aktivitas transaksi pun terbilang ramai. Frekuensi perdagangan mencapai lebih dari 1,2 juta kali. Volume perdagangan tercatat hampir 20 miliar saham dengan nilai transaksi menembus angka Rp10 triliun. Cukup sibuk untuk sebuah sesi siang.
Nah, yang menarik adalah aksi beberapa saham yang melesat tajam. Pimpinan gainers adalah saham Pikko Land Development (RODA), yang melonjak 30,91 persen ke level 72.
Di belakangnya, ada Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) yang naik 29,31 persen.
Trimitra Propertindo (LAND), VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), dan Bukit Uluwatu Villa (BUVA) juga catatkan penguatan yang impresif, masing-masing di atas 13 persen. Saham-saham ini jadi penyumbang semangat di pasar siang itu.
Rupiah Justru Lesu
Namun begitu, cerita sedikit berbeda di pasar valas. Sementara saham meroket, rupiah justru melemah tipis terhadap dolar AS pada perdagangan siang. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang kita melemah 4 poin (0,02%) menjadi Rp16.896 per dolar AS. Pelemahannya memang tidak banyak, tapi cukup jadi catatan.
Asia Ikut Panas
Penguatan IHSG ternyata sejalan dengan tren regional. Bursa-bursa utama di Asia kompak menguat pada siang hari itu. Jepang, misalnya, dengan indeks Nikkei 225-nya melonjak hingga 2,43 persen. Gila juga, ya.
Hong Kong dan China juga tidak ketinggalan. Indeks Hang Seng dan SSE Composite sama-sama naik sekitar 0,84 persen. Bahkan Singapura, lewat indeks Straits Times-nya, ikut menguat 0,56 persen. Rasanya, sentimen optimis menyebar merata di kawasan hari itu, memberikan angin segar bagi investor setelah mungkin beberapa hari sebelumnya diwarnai kecemasan.
Artikel Terkait
Bareskrim Sita Lebih dari 23 Ton Bawang dan Cabai Selundupan di Pontianak
Alumni SMAN 1 Makassar Angkatan 1982 Reuni, 44 Tahun Lepas Seragam
Manchester City Kalahkan Arsenal 2-1 dalam Laga Sengit Perebutan Puncak Klasemen
Bayern Munich Balas Gol Cepat Stuttgart dengan Amukan Tiga Gol