LIVERPOOL Kekalahan 2-1 dari Wolverhampton Wanderers di Molineux, Selasa lalu, jelas meninggalkan rasa pahit bagi Liverpool. Bukan cuma soal poin yang terlepas dalam perburuan tiket Liga Champions, tapi juga performa tim yang dianggap payah untuk sebagian besar laga. Nah, dari situasi itulah muncul desakan keras dari dua legenda klub: Steven Gerrard dan Jamie Carragher. Intinya sama: Cody Gakpo sebaiknya duduk di bangku cadangan, dan posisinya diserahkan kepada remaja berbakat, Rio Ngumoha.
Memang, Liverpool sempat berharap. Mohamed Salah menyamakan kedudukan usai Rodrigo Gomes membuka keunggulan Wolves. Tapi Andre memupus harapan itu di menit-menit akhir. Pukulan telak.
Namun begitu, di tengah performa tim yang suram, ada secercah cahaya. Rio Ngumoha. Pemain sayap muda itu masuk menggantikan Gakpo di menit ke-65. Dan dalam waktu singkat, dia menunjukkan sesuatu yang berbeda lebih berani, lebih langsung, dan menawarkan ancaman nyata.
Gerrard, yang menjadi komentator di TNT Sports, tak sungkan menyuarakan pendapatnya. Ia sependapat dengan kritik pedas kapten Virgil van Dijk terhadap penampilan tim.
"Dia benar. Selama 65 menit, Liverpool benar-benar putus asa. Buruk," ujar Gerrard tanpa basa-basi.
"Mereka tidak menciptakan peluang, tempo permainan lambat, kualitasnya tidak ada. Tapi lihat Ngumoha. Dia masuk dan berkontribusi lebih banyak dalam beberapa menit daripada yang Gakpo lakukan dalam 70 menit. Sudah waktunya dia jadi starter. Saya tegas, dia harus mulai main pada Jumat malam nanti," tegas mantan kapten The Reds itu.
Desakan Gerrard ini bukan tanpa preseden. Sebelumnya, Jamie Carragher sudah lebih dulu angkat bicara. Usai kemenangan atas Nottingham Forest beberapa waktu lalu, Carragher menilai para penyerang sayap Liverpool baru efektif setelah Ngumoha dimasukkan dari bangku cadangan.
"Dia melakukan lebih banyak dalam 15 menit daripada yang Salah dan Gakpo lakukan sebelumnya. Dia mengubah permainan. Sudah saatnya dia dimulai," kata Carragher kepada Sky Sports.
Tekanan pada manajer Arne Slot pun kian besar. Apalagi kedua suara itu datang dari orang-orang yang sangat dihormati di Anfield. Tapi Slot sendiri tampaknya punya pertimbangan lain soal pengelolaan bintang muda berusia 17 tahun itu.
Bulan lalu, sang pelatih sudah mengisyaratkan perlunya keseimbangan.
"Dia pemain spesial. Waktu bermainnya akan bertambah, dan memang sudah bertambah belakangan ini," jelas Slot.
"Kalau semua orang bilang dia sangat bagus, ya wajar jadi bahan pembicaraan. Tapi kalau dia memang sudah cukup bagus untuk kami, ya menurut logika, dia harus bermain," tambahnya, berhenti sejenak, seolah menimbang.
Jadi, semua mata kini tertuju pada Slot. Liverpool akan kembali ke Molineux, Jumat malam ini, untuk pertandingan putaran kelima Piala FA melawan Wolves yang sama. Momen yang tepat untuk balas dendam. Pertanyaannya, apakah Ngumoha akan mendapat kepercayaan dari menit pertama? Atau Gakpo masih akan dipertahankan?
Keputusan ada di tangan Slot. Tapi suara dari dua legenda itu sudah terngiang jelas. Mereka bilang, masa depan dalam wujud Rio Ngumoha sudah siap menjemput.
Artikel Terkait
AC Milan Kembali ke Jalur Kemenangan, Geser ke Posisi Dua Serie A
Persib Tekan Gas di Serang, Puncak Klasemen Super League 2025-2026 Dipertaruhkan
Persik Kediri Kalahkan Persita 1-0 Berkat Gol Jon Toral
Mauricio Souza Kritik Kreativitas Lini Depan Meski Persija Taklukkan PSBS Biak